Nudibranch atau si siput air dengan warnanya yang unik di perairan Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, Indonesia.
(by Michael Elkjaer)
(Source: meransel)
"… sampai jumpa, hingga jalan petualangan kita semua kembali bersinggungan."
-Ronaldiaz Hartantyo (via wahyupratomo)
Quotes
A typographic poster series by POGO, a design and art boutique from Buenos Aires, Argentina.
via: WE AND THE COLOR
Facebook // Twitter // Google+ // Pinterest
"We sit silently and watch the world around us. This has taken a lifetime to learn. It seems only the old are able to sit next to one another and not say anything and still feel content. The young, brash and impatient, must always break the silence. It is a waste, for silence is pure. Silence is holy. It draws people together because only those who are comfortable with each other can sit without speaking. This is the great paradox."
-Nicholas Sparks, The Notebook (via creatingaquietmind)
I haven’t slept for almost a day (24 hours) now, but I’m not yawning nor my eyes keep closing. But if I’m a hand phone, I feel my battery power is low. Which one is my stage?
life-of-an-architecture-student:
submitted by: yariann
right now i’m currently super sleepy… i think crawling into my bed sounds like a good idea
good night followers!
Matahari itu mengintip dari balik schedule board
Pagi ini matahari mengintip di balik schedule board dan papan penuh stick notes saya.
Semalam, saya menginap di studio TA. Apalagi kalau bukan mengerjakan TA, yang kebetulan jumat besok sidangnya. (baru sidang 2 sih, belum sidang akhir).
Pagi ini, ketika badan dan pikiran sudah tidak sinkron lagi, entah kenapa kilasan-kilasan masa lalu menyergap. Mungkin karena TA saya planetarium, yang sudah pasti akan membuat saya banyak mengenang masa-masa SMP dan SMA, juga semalam saya chatting dengan teman seperjuangan dulu di pelatnas dan IOAA. Mengenang masa lalu itu menyenangkan. Dan mengetahui kabar terkini dari teman-teman dari saat itu sekarang ternyata mengesankan. Kami sampai pada jalur-jalur yang berbeda-beda. Centang merentang tak tentu arah, walaupun kami pernah berada di simpul yang sama, OSN dan pelatnas.
Kembali ke sang matahari.
Indah, penuh kehangatan dan menjanjikan hari cerah yang penuh semangat.
Anehnya, kesan pertama yang saya dapat ketika melihat matahari yang menyembul dibalik schedule board saya adalah: “Hmm, matahari itu kecil ya… diameter sudutnya setengah derajat kan ya?”. Dan lalu, kilasan kata-kata yang dulu sangat familiar namun kini asing kembali terngiang: paralaks, asensio rekta, 206265, rumus-rumus yang penuh dengan konstanta, dan yang sudah pasti: tata surya dan segala tetek bengeknya. (karena seiring dengan perjalanan TA, tata surya seperti sudah menjadi lauk pauknya).
Seperti semangat matahari pagi ini, semoga hari ini saya bersemangat dan selesai mempersiapkan bahan-bahan untuk sidang besok. Ini titik kulminasi, dimana masa kini menyatu dengan masa lalu. Arsitektur bersimpul dengan astronomi; dua bagian hidup saya yang ternyata tidak seutuhnya terpisah.
「你尋找的牆面不存在。」
the wall cannot be found, :-))
(Source: bonfirevanities)




